Launching Proyek Perubahan Diklat PIM IV “Gerbang Pelangi”

 

Kepala Sub Bagian Kepegawaian STIA LAN Makassar Deasy Mauliana, SH, MH sebagai peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV di PKP2A II LAN Makassar tahun 2018 me-launching Proyek Perubahan yang berjudul “Gerbang Pelangi” di Ruang Cafetaria Lt. 1 STIA LAN Makassar, Jumat (4/5/2018).

Acara Launching Proyek Perubahan ini diresmikan oleh Ketua STIA LAN Makassar Prof. Amir Imbaruddin, MDA, Ph.D , dengan dihadiri oleh Nuraeni Sayuti, SE, M.Si selaku Mentor, para pejabat struktural, para dosen, para staf, para CPNS serta mahasiswa STIA LAN Makassar, serta turut hadir tim dari Google.

Program Gerbang Pelangi merupakan gerakan berbagi dan peduli anak negeri. Gerakan berbagi dan peduli anak negeri maksudnya adalah gerakan berbagi baik ilmu, pengetahuan, pengalaman, informasi, skill yang akan melibatkan pihak-pihak eksternal baik instansi pemerintah, instansi swasta, organisasi atau lembaga-lembaga lainnya. Melalui program Gerbang pelangi ini diharapkan nantinya wawasan, pengetahuan, ilmu dan skill kita menjadi lebih luas.


Gerakan ini didasarkan pada keadaan saat ini yang menunjukkan minimnya koordinasi dan kolaborasi diantara instansi pemerintah, swasta, organisasi maupun lembaga lainnya. Padahal program-program kerja yang dimiliki oleh masing-masing instansi bisa jadi lebih mudah, lebih efektif dan lebih efisien jika melibatkan instansi lainnya. Oleh sebab itu STIA LAN Makassar menjadi ujung tanduk dari program gerbang pelangi . Dari program ini diharapkan nanti akan terbentuk koordinasi dan kolaborasi diantara instansi pemerintah, swasta, maupun organisasi lainnya sehingga dapat memberikan banyak manfaat.

Dalam acara launching tersebut dirangkaikan dengan knowledge sharing dari Tim Google yang diwakili oleh Kasman Suherman dan Muhammad Djunaedi. Tim Google memberikan penjelasan mengenai Google Gapura Digital.


Gapura Digital merupakan program kerja dari Google dalam rangka mendukung UKM (Usaha Kecil Menengah) di Indonesia melalui teknologi digital. Gapura sendiri singkatan dari Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat Berbasis Digital. Pelaku UKM dilatih dan dibimbing untuk mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan internet. Program Gapura ini sudah dimulai sejak tahun 2014 yang telah menjangkau 7.000 UKM di 6 kota di Indonesia sebagai usaha untuk membantu para pemilik UKM memperkenalkan merek mereka di Internet.